TMMD TNI di Batuwarno Wonogiri Manunggal Membangun Karakter dan Kemandirian Bangsa

Batuwarno – Bertempat di Lapangan Desa Ronggojati Kecamatan Batuwarno dilaksanakan Upacara Pembukaan TMMD Sengkuyung Tahap I Tahun 2018 dengan mengusung tema “TNI Manunggal Membangun Karakter dan Kemandirian Bangsa” dengan Irup Wakil Bupati Wonogiri Edi Santoso, SH, Danup Kapten Inf Moch Sambudi yang dihadiri kurang lebih 450 orang.

Hadir dalam acara tersebut Letkol Inf Basuki Sepriyadi Dandim 0728/Wng. Kompol Aidil SH Wakapolres Wonogiri.
Setyo Sukarno Ketua DPRD Kab. Wonogiri. Semedi Budi Wibowo, SH (Kadin PMD Kab. Wonogiri). Kasi Pemberdayaan Masyarakat Desa Kab. Wonogiri. Ir. Safuan (Kepala Dispertan Kab. Wonogiri). Kasintel Kejaksaan Negeri Kab. Wonogiri. Waloyo, SH, MM (Ka Satpol PP Kab. Wonogiri), Forkopincam Batuwarno. Danramil Distrik Baturetno. Kapolsek Distrik Baturetno. Tamu Undangan.

Adapun peserta Upacara pembukaan TMMD Sengkuyung Tahap I Tahun 2018 adalah Satu SSK Gabungan TNI, Polri dan Linmas. Satu SSK Gabungan Satgas MTA, Satgas Banser dan Satgas LDII.
Satu SSK Gabungan Aparat Pemerintahan Desa, Karang Taruna dan PPK Kec. Batuwarno. Satu SSK Gabungan BPBD Kab. Wng, FKPPI dan PSHT. Satu SSK Gabungan Karate Inkai, Pelajar SMP, Pramuka dan Pelajar SD.

Sambutan Gubernur Jateng pada Upacara Pembukaan TMMD Sengkuyung Tahap I Tahun 2018 yang dibacakan Wakil Bupati Wonogiri Edi Santoso SH Kekuatan dan semangat kepada kita semua untuk terus bersama-sama membangun negeri melalui TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler 101 dan Sengkuyung Tahap I Provinsi Jawa Tengah tahun 2018. Inilah bagian dari cara kita merawat dan mengikat kebersamaan serta kegotong royongan untuk mencatasi persoalan-persoalan kebangsaan kita.

Perlu kita ketahui bersama, saat ini jumlah Penduduk miskin di Jawa Tengah per-bulan September 2017 sebanyak 4,197 juta jiwa atau 12.23%. Sedangkan jumlah Pengangguran Terbuka Jawa Tengah per-bulan Agustus 2017 sebesar 4,57%. Untuk Indeks Pembangunan Manusia, Jawa Tengah tahun 2016 berada angka 69,98.

Ini adalah PR kita yang harus dikeroyok dan diselesaikan bersama-sama. Maka TMMD sebagai program lintas sektoral yang melibatkan TNI, Kementerian, Lembaga Pemerintah Non Kementerian dan Pemerintah Daerah, serta segenap lapisan masyarakat merupakan satu langkah nyata guna mengatasi berbagai permasalahan yang kita hadapi tersebut. Pelaksanaan program TMMD Tahap I Tahun 2018 yang berlangsung dari tanggal 4 April sampai dengan 3 Mei 2018 ini akan kita arankan pada pembangunan infrastiuktur, sarana prasarana fasilitas umum dan sosial yang menjadi kebutuhan dasar masyarakat di daerah. Membuka isolasi antar desa sehingga semakin meningkatkan roda perekonomian daerah, meningkatnya kesehatan lingkungan dan sanitas di kawasan padat penduduk dan kumuh perkotaan serta gerakan masyarakat hidup sehat.

Program TMMD juga mendapatkan dukungan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dalam rangka membangun karakter generasi penerus bangsa agar ketahanan bangsa yang di juwai Pancasila, UUD 1945, dan Bhinneka Tunggal Ika tetap terus terjaga dari gangguan virus berupa terorisme, radikalisme, dan narkoba. Sinergitas Program Kementerian Dikbud RI dengan Program TMMD Tahap-I yang siap disinergikan meliputi antara lain pemberantasan buta aksara, PAUD, pendidikan karakter, termasuk pendidikan keluarga pendidikan ketrampilan dan pendidikan kesetaraan yang semuanya berbasis desa.

Dengan mengangkat terma “TNI Manunggal Rakyat Membangun karakter dan kemandirian Bangsa”, TMMD ini
harus kita sukseskan bersama. Sinergitas dan kemanunggalan TNI dengan rakyat, serta Pemerintah Pusat dan Daerah melalui TMMD seperti inilah yang menjadi suatu kekuatan luar biasa untuk memajukan desa, menggali dan mendayagunakan potensi serta mengatasi berbagai isu/persoalan terkini dengan solusi.

Kita ingin seluruh desa di Jawa Tengah semakin maju dan mandiri. Kita ingin kehidupan rakyat Jawa Tengah semakin sejahtera. Jalan dan jembatan semakin memadai sehingga aksesibilitas dan mobilitas orang dan barang dari ke desa semakin lancar. Kemudian sarana fasilitas umum untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat juga makin baik. Kita tentu juga ingin masyarakat desa semakin cerdas, terampil, kreatif dan inovatif serta mempunyai kualitas yang mumpuni sebagai modal dasar membangun desanya. Pada prinsipnya masyarakat kita harus betul-betul dapat hidup secara baik, sehat dan sejahtera.

Pada akhirnya melalui TMMD ini, mari kita optimalkan berbagai program kegiatan lintas sektoral guna membantu penanggulangan kemiskinan, pengangguran dan penyelesaian PR-PR kita di Jawa Tengah. Kita ingin desa-desa di Jateng makin maju, mandiri dan masyarakatnya pun semakin makmur sejahtera. Inilah cita-cita yang harus kita wujudkan bersama.

Demikian yang dapat saya sampaikan dalam kesempatan yang berbahagia ini. Mari kita lanjutkan karya bhakti dan pengabdian kepada Ibu Pertiwi. Bersama kita tngkatkan kesejahteraan masyarakat pedesaan di negeri ini Dari Desa untuk Indonesia. Acara tambahan dalam kegiatan tersebut adalah Persembahan atraksi tradisional Pencak Silat PSHT dan Karate Inkai Kec. Batuwarno, Penanaman secara simbolis di sekitar Lapangan Desa Ronggojati Kec. Batuwarno oleh Forkopimda Kab. Wonogiri, Peninjauan ke lokasi TMMD Sengkuyung Tahap I Tahun 2018 oleh Forkopimda Kab. Wonogiri.

  • Share on Tumblr

Related posts

Leave a Comment