Launching Gerakan “Saya Perempuan Anti Korupsi” di Solo

Pembukaan TOT KPK “Saya, perempuan anti korupsi”,di laksanakan pada hari Selasa, 22 Agustus 2017 pukul 09.00 WIB.di Sido Mukti room The Royal Surakarta Heritage hotel Solo.

Kegiatan ini di laksanakan selama tiga hari. Kegiatan ini dapat di terselenggara hasil kerjasama Komisi pemberantasan korupsi,KNPI Solo, UNODC, AIPJ, dan Pustapako Solo. Acara pembukaan ini di hadiri oleh Walikota Surakarta, FX. Hadi Rudyatmo,Wakapolres Surakarta, Wakil Ketua KPK, ibu Basaria Panjaitan,dan wakil rektor 04 Universitas Sebelas Maret, Prof. Widodo.

Peserta acara ini terdiri dari para polwan polresta Solo, dan ibu-ibu PKK. Memang di sengaja seluruh peserta adalah perempuan,dengan di adakan kegiatan semacam ini,pihak penyelenggara mengharapkan dapat menjadi salah satu usaha untuk mengurangi bahkan memberantas tindak korupsi, hal ini di sampaikan oleh Wakil ketua KPK, ibu Basaria Panjaitan, “Hasil kajian KPK menyatakan 80-85% anak mendapat pendidikan pertama dari Ibu. Program ini di jadikan program khusus di banding program lain, gerakan ini bukan seperti gerakan sosialisasi yang di lakukan selama ini, ini adalah gerakan yang datang dari pribadi ke pribadi”,ujarnya.

Ia juga menyayangkan betapa banyak tindak korupsi yang di lakukan oleh oknum-oknum tidak bertanggung jawab di negeri kita tercinta ini, “Andai dalam 12 tahun terakhir tidak ada dana yang di korupsi,dana tersebut bisa untuk membiayai pendidikan dan kesehatan masyarakat secara gratis,tanpa harus ada BPJS”,ujarnya.

Ia juga mengigatkan kepada peserta agar dapat membentengi diri dari perilaku korupsi dan selaku mengingatkan Keluarga dan masyarakat sekitar agar tidak melakukan korupsi, karena KPK sudah membuat hukuman yang terbilang “kejam” terhadap pelaku korupsi,”Semua kekayaan yang di dapat dari tindak korupsi akam di sita untuk negara,inti dari Undang-Undang tindak pidana pencurian, obat paling mujarab untuk memberi efek jera adalah “memiskinkan koruptor”,ujarnya.

Setelah pembukaan selesai, para tamu undangan lalu meninggalkan tempat pelatihan, para peserta pelatihan pun tak ketinggalan meminta foto selfie bersama walikota dan wakil ketua KPK.

#M. Rayhan Rizqi R.

  • Share on Tumblr

Related posts

Leave a Comment