Majlis Taklim Kuning Langsep Belajar Menulis Al Qur’an Metode Follow the Line

Majlis Taklim Kuning Langsep Belajar Menulis Al Qur’an Metode Follow the Line
Loading...

Al Qur’an Iqro’ Bil Qolam merupakan kegiatan menulis Al Qur’an yang telah didesain khusus dengan metode Follow The Line. Ini adalah metode terbaru dalam belajar menulis AL Qur’an yang sangat bagus untuk dikerjakan oleh setiap muslim, baik anak-anak maupun dewasa, laki-laki maupun perempuan. Metode ini akan membentuk mentalitas positif yang berefek pada otak dalam membangun karakter yang telah ditanamkan Allah SWT secara intrinsik ke dalam diri manusia. Gerakan-gerakan dalam kegiatan menulis Al Qur’an ini memberikan efek pada otak dengan terbentuknya pola yang menjadi sarana eksistensi bagi terbentuknya karakter diri.

Tak diragukan lagi membaca Alquran memiliki keutamaan besar dan menambah pahala. Membaca Alquran menjadikan hati tenang dan hidup tenteram. Bacaan Alquran mendatangkan keberkahan di dunia dan akhirat. Bahkan, kedekatan kepada Alquran menjadi bukti cinta seorang Muslim kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala, karena Alquran adalah kalam-Nya.

Sebagian orang yang semangat membaca Alquran berkeinginan menghafalkannya, agar ada Alquran yang bersarang di dalam dadanya. Sering dalam perjalannya ia bimbang mencari keutamaan antara meyelesaikan (mengkhatamkan) bacaan Alquran dari mushaf atau menghafalkannya.

Jika memungkinkan untuk menghafal Alquran sambil juga menghatamkan bacaan dari mushaf, maka itu yang terbaik. Ini lebih utama.

Lalu pernahkah terbayang dalam hidup Anda untuk belajar menulis Alquran? Alquran adalah pedoman hidup, sehingga harus dimasukkan dalam unsur kehidupan dimana berinteraksi dengan Alquran sehingga akan menghiasi kehidupan.

Melalui qurantulis.com, menghatamkan Alquran akan lebih mulia apabila dilakukan dengan kegiatan menulis. Al Qur’an Tulis  merupakan tata cara menulis Alquran yang telah d idesain khusus dengan metode Follow The Line.

Dalam acara Majlis Taklim Kuning Langsep diadakan Belajar Menulis Al Qur’an Metode Follow the Line, Owner QuranTulis.com Nurul Hidayat mengatakan, metode terbaru ini dapat dikerjakan oleh setiap Muslim, baik anak-anak maupun dewasa, laki-laki maupun perempuan. Metode ini akan membentuk mentalitas positif yang berefek pada otak dalam membangun karakter yang telah ditanamkan Allah SWT secara intrinsik ke dalam diri manusia.

“Gerakan-gerakan dalam kegiatan menulis Alquran ini memberikan efek pada otak dengan terbentuknya pola yang menjadi sarana eksistensi bagi terbentuknya karakter diri,” ujarnya kepada iKabari.Com, di  Solo, Sabtu (7/9/2019).

Menulis Alquran dengan metode Follow The Line ini cocok dilakukan untuk segala usia dan kalangan. Di mana, metode ini dilengkapi denga pola yang terbentuk sehingga mudah dikerjakan.

Metode ini secara umum membawa garis Allah. Metode ini sederhana menebalkan mushaf yang telah tercetak samar-samar tapi dibalik proses penebalan akan membentuk 20 karakter positif seperti tekun, displin, sabar, suci, taat proses, dan lain-lain.

Dikatakannya, kegunaan atau fungsi utama dari disusunnya Alquran dengan metode Follow The Line ini adalah untuk membangun karakter mulia keluarga Islam, terutama, anak-anak. Ini karena metode tersebut hanya mengikuti garis yang sudah benar dan ada, artinya jika anak-anak rutin menulis. Maka, akan terbangun jiwa yang taat dengan kebenaran, dan patuh dengan azas dan pada proses.

Selain itu, fungsi yang lain adalah melatih kesabaran, ketelitian, ketekunan dan lain-lain. Sosialisasi juga telah dilakukan mulai sekolah pendidikan dasar, menegah atas, pejabat hingga warga binaan di lapas.

“Metode akan menjadi metode pembelajaran untuk SD, SMP, dan SMA. Targetnya adalah saat SMP tiga tahun khatam menulis Alquran begitu juga dengan SMA karena kami bagi menjadi tiga bagian yakni juz 1-10, juz 11-20 dan juz 21-30 diharapkan setahun selesai setiap bagian, semua ini terdiri dari 24 halaman,” ujarnya.

Sosialisasi menulis Alquran

Membaca belum tentu menulis. Tetapi menulis pasti membaca dan pasti akan mempercepat kemampuan membaca. Di pembinaan kepribadian ada ketakwaan kepada Tuhan YME sesuai agama masing-masing. Metode inilah menjadi salah satu bentuk implementasinya. “Metode ini tujuan akhirnya mencintai Alquran, meningkatlah ketakwaann Tuhan YME,” ungkapnya.

Mereka satu orang satu souvenir berisi satu juz, lalu dibiasakan menulis. “Kita ajak mereka untuk setiap hari menyelesaikan satu lembar Alquran hingga khatam, lalu menambah juz lainnya sehingga saatnya nanti sudah mencintai menulis Alquran,” jelasnya.

“Kalau membaca mungkin sudah banyak yang bisa, sementara menulis jarang sekali memulai. Jadi kami memulai, mengunggah kecintaan kita kepada Alquran dengan menulis Alquran,” ungkapnya.

Menulis Al Qur’an, Mengapa?

Dalam Al Qur’an Bil Qolam ini aktifitas yang dilakukan adalah menulis, dimana kita disuruh untuk menebalkan setiap huruf dalam mushaf sesuai dengan garis tipis yang sudah tercetak. Dalam penulisan ayat-ayat Al Quran ini, seseorang dilatih bagaimana cara menulis Al Quran dengan benar. Termasuk penulisan harakat yang benar adalah kasrah dimulai dari atas ke bawah, fathah dari bawah ke atas, sudah ada aturannya.

Terus mengapa kalau hanya untuk membaca atau menghafal Al Qur’an kok mesti repot-repot menulis dahulu? Berikut poin-poin yang akan memberikan jawabannya:

  • Membaca belum tentu menulis. Tetapi menulis pasti membaca. dan Pasti akan Mempercepat Kemampuan Membaca.
  • Menulis Latin adalah aktivasi yang didominasi Otak Kiri. Wujudnya adalah menganalisa, abstrak, linier dan seterusnya.
  • Menulis Al Qur’an adalah sebuah aktivasi yang didominasi Otak Kanan. Dengan gerakan dari Kanan ke Kiri dan dari Atas ke Bawah. Hasilnya adalah Inovasi, Kreativitas, Ide Baru, Kongkrit, Holistik dan seterusnya.
  • Membaca itu Fokus pada Identifikasi masalah. Sedangkan Menulis, itu Focus pada Action (Penyelesaian Masalah).
  • Perintah menulis selalu bersamaan dengan Membaca. Dan kegiatan Membaca, pasti harus ada sesuatu yang Tertulis atau Tergambar sebelumnya. Hal ini seperti firman Allah SWT dalam surat Al-‘Alaq berikut ini: “BACALAH dan Tuhanmulah yang Maha Mulia mengajarkan manusia dengan Tulisan. Dia mengajarkan manusia apa yang tidak diketahuinya.” (QS. 96: 3-5).

Metode Follow The Line Menyasar pada Karakter Manusia Terutama Anak anak sejak dini karena yang disebut karakter-akhlak itu berhubungan langsung dengan kebiasaan dan tingkah laku. Pembentukan karakter mulia sejak dini ini dapat dibentuk melalui sarana belajar menulis Al-quran dengan Metode Follow The Line akan mengasah ketekunan,keseriusan, dan kesabaran.

Riset Ilmiah membuktikan jika penulisan Al-Quran ini di stimuluskan secara teratur dan bertahap pada anak-anak sejak dini dan berturut turut maka mereka akan terbiasa mengambil keputusan dan bertindak berdasarkan kebenaran Qurany- Maka dari itulah yang dinamakan akhlak. ( K.H Farzain /Penemu Metode Belajar Quran Follow The Line)

Fungsi Al Quran Tulis dengan Metode Follow the Line

Kegunaan atau fungsi utama dari disusunnya AL Qur’an dengan metode Follow The Line ini adalah untuk  membangun karakter mulia keluarga Islam, terutama anak-anak karena metode tersebut hanya mengikuti garis yang sudah benar dan ada, artinya Jika Anda &dan anak-anak rutin menulis, maka akan terbangun jiwa yang taat dengan kebenaran, dan patuh dengan azas dan pada proses. Selain itu fungsi yang lain adalah melatih kesabaran,ketelitian,ketekunan dan lain-lain.

Apakah Menulis Al Qur’an dengan Metode Follow The Line ini Legal?

Tentu saja, apalagi hal ini berkaitan dengan agama yang sangat kritikal. Menulis Al Qur’an dengan metode Follow The Line ini sudah ditashih oleh Kementrian Agama No.PVI/1/TL.02.1/1078/2011 dan direkomendasikan oleh MUI No. Rek-081/MUI/II/2012.

Manfaat Dari Menulis Al Qur’an dengan Metode Follow The Line

Sebenarnya ada banyak sekali manfaat yang akan kita dapatkan dari menulis Al Qur’an dengan metode Follow The Line ini, antara lain:

  1. Membentuk Pola Pikir

Informasi yang dimasukan ke dalam pikiran secara repetitif, akan membentuk pola dimana pola itulah yang nantinya akan menjadi dasar pijakan untuk berfikir. Dalam terminologi komputasi hal itu biasa dinamakan File System. File inilah yang menentukan apakah seseorang akan melihat sesuatu sebagai hal yang benar atau salah.

Inilah yang menjadi jalan pikiran atau pola pikir, Jadi informasi yang dimasukan secara repetitif dalam pikiran seseorang akan menentukan karakteristik jalan pikirannya. Atas dasar itu semua maka Penulisan Al Qur’an memang dirancang sebagai titik awal agar sesorang nantinya memiliki karakteristik pola pikir yang berbasis Al Qur’an.

  1. Membangunkan Minimal 20 Karakter

Menulis dengan metode Follow The Line akan membentuk mentalitas yang berefek pada otak untuk membangun karakter yang telah ditanamkan oleh Alloh SWT secara interistik ke dalam diri manusia. Hal ini karena seluruh gerakan yang muncul dari anggota badan merupakan hasil kerja otak.

Sebaliknya, gerakan apapun yang diniscayakan akan berakibat tertentu pada otak dalam hal terbentuknya karakter. Maka secara asumtif jika seseorang menulis Al Qur’an tentu ada efek pada otak dalam kaitan dengan terbentuknya pola yang menjadi lahan eksistensial bagi terbangunkannya karakter diri.

Menulis Al QUr’an ini sendiri mempunyai kelebihan yaitu:

  • Meletakan Prosesi mendengar, membaca dan menulis pada satu titik koordinat.
  • Membalik pola pengajaran Kognitif, Afektif, dan Psikomotorik menjadi Psikomotorik, Afektif dan Kognitif.
  • Melakukan Olahraga, Olah Pikir, Olah rasa dan olah Bathin.

Spesifikasi Al Qur’an Tulis Metode Follow The Line

  • Ukuran : 18 x 26 cm
  • Cover : Hard Cover
  • Terdiri dari 3 jilid yaitu jilid 1 untuk juz 1-10, jilid 2 untuk juz 11-20, jilid 3 untuk juz 21-30
  • Berat per jilid 1 kg.

Al-Quran Tulis Metode Follow The Line dilengkapi dengan:

  • Panduan Pemakaian yang sistematis.
  • Panduan Garis yang sudah benar dan mudah diikuti oleh semua orang
  • Terdapat Kolom Tashih untuk memeriksa hasil tulisan,mempermudah Para Guru ngaji, ustadz/ ustadzah memeriksa hasil tulisan anak didiknya
  • Orang tua dapat mendampingi anak utk memeriksa di kolom tashih

banner 300250

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *