Dari serah terima dan pisah sambut Kepala Mtsn Surakarta 2 Dr. Anwar Hamdani SH.SE.MM.Mhum (Ketua Komite) MUTASI ITU HAL BIASA

Solo – Rotasi mutasi jabatan dalam dunia pendidikan sudah menjadi hal biasa. Dalam lembaga penddikan yang namanya mutasi itu merupakan hal biasa karena dalam peraturanya memang demikian. Mutasi memiliki maksud dan tujuan yang baik yaitu penyegaran dalam suatu program dimana seorang pemimpin menjabat. Dan tanpa mutasi disinyalir tidak akan ada perubahan. Karena dalam mutasi ada unsur kreatif, inovatif dan edukatif. Karena itu mutasi sampai saat ini tetap dianggap perlu dan penting. Seperti yang baru saja terjadi di Mtsn Surakarta 2 baru baru ini telah diselenggarakan pergantian pemimpin baru yang dalam hal ini adalah kepala sekolah Drs. H. Sunarto, M.Pdi. diganti oleh Bukhori, S.Pd, M.Pdi.

Pergantian yang dihadiri oleh tamu dari berbagai unsur atau kalangan depag termasuk dari kantor kementrian agama saat itu berlangsung aman dan lancar. Seperti diketahui, Drs H.Sunarto, M.Pdi dalam melakukan tugasnya telah memenuhi persyaratan yang berlaku diantaranya telah meningkatkan pembangunan jumlah kelas atau roomble yang tadinya 448 sekarang menjadi 36. Ruang perpustakaan yang dulunya sudah baik selama dipimpin oleh pak Sunarto menjadi lebih baik. Akreditasi A tetap bisa dipertahankan, mutu lulusan dalam ujian nasional (UN) tergolong sangat baik. Hubungan dengan komite sekolah serta masyarakat setempat berjalan sangat baik. Ini semua karena kepiawaian pemimpin yang memiliki amanah. Kalau saat ini pak narto dimutasi bukan berarti ada kesalahan tetapi ini peraturan dalam dunia pendidikan. Tetapi sebagai manusia biasa, kalau pak narto ada kekurangan itu sifatnya manusiawi karena didunia ini tidak ada manusia yang semburna. Hal tersebut disampikan oleh Ketua Komite MTsn Surakarta Dr. Anwar Hamdani, SH, SE, MM. Mhum didepan tamu undangan yang jumlahnya kurang lebih 150 orang, digedung MTs N setempat.

Lebih lanjut Anwar Hamdani mengatakan, tentunya dengan pergantian kepala sekolah ini akan terjadi perubahan yang cukup signifikan terhadap sekolah yang berbasis agama. Selain rangking dalam ujian nasional nanti, juga terjadi peningkatan aklak serta karakter peserta didik dan ditempat baru nanti pak narto maupun pak bukhori sama akan membuat program yang baru khususnnya yang berfokus pada upaya peningkatan mutu di sekolah yang dipimpinya, karena masyarakat selama ini menilai bagus dan tidaknya sekolah tergantung dari sejauhmana nilai ujian nasional yang diraih, Sekali lagi saya atas nama komite sekolah mengucapkan selamat dan sukses semoga di tempat yang baru dapat menjalankan amanah yang lebih baik lagi.

Sekedar diketahui Dr. Anwar Hamdani, SH, SE, MM. Mhum sering diberi tugas menyeleksi mutasi Eselon tingkat II di Pemkot Kota Surakarta.

Sementara itu Drs. H. Muslim Umar, M.Ag selaku Kepala Kantor Kementrian Agama Kota Surakarta menyatakan sekolah madrasah harus bermutu dan berkualitas serta di cintai oleh masyarakat bukan sebagai sekolah alternatif melainkan sebagai sekolah tujuan utama. Madrasah harus menjadi sekolah unggulan karena madrasah selain mengutamakan akademik juga mengutamakan pendidikan karakter yang bernuansa nilai nilai agama.” Artinya madrasah harus memiliki nilai plus dan percayalah suatu saat nanti sekolah yang berbasis madrasah akan digandrungi oleh masyaraka,” ujarnya. (ries)

 

0Shares

Related posts

Leave a Comment