Sedia Masker Saat Musim Kemarau

Sedia Masker Saat Musim Kemarau
Loading...

BOYOLALI – Musim kemarau seperti saat ini merupakan masa dimana kejadian kebakaran lahan atau hutan yang terjadi di beberapa wilayah. Seperti halnya kebakaran di wilayah Kalimantan dan Sumatra ini menyebabkan terjadi polusi berupa asap yang menyebar hingga ke negara tetangga. Bahkan kebakaran lahan di berbagai wilaayh di Kabupaten Boyolali juga sangat mengganggu aktivitas dan kesehatan.

Selain polusi asap kebakaran, hal yang perlu diwaspadai yakni angin yang berhembus kencang dengan membawa debu berterbangan. Debu ini akan membawa dampak yang cukup buruk bagi kesehatan masyarakat.

Untuk mengantisipasi akibat menghirup polusi asap maupun debu, penggunaan masker bisa menjadi solusi untuk terhindar dari penyakit. Meski tidak dapat dikatakan sebagai solusi terbaik mengatasi kejadian tersebut, akan tetapi paling tidak dengan memakai masker dapat melindungi tubuh dari dampak udara yang tidak sehat.

Banyak masker yang beredar di masyarakat. Dilihat dari jenisnya, masker dibedakan menjadi dua jenis yakni masker penjernih udara (masker chemical) dan masker partikel.

Masker penjernih udara memiliki filter yang terbuat dari bahan carbon active yang berfungsi untuk menetralkan udara disekitar. Masker chemical juga diciptakan berbagai tipe, berdasarkan zat kimia yang dapat dinetralkannya.

Kemudian yang kedua yakni masker partikel yang digunakan untuk menyaring partikel-partikel yang bertebaran di udara sekitar. Jenis jenis masker partikel ini juga terdapat bermacam-macam berdasarkan bahan pembuatnya, yaitu mulai dari bahan kertas dan Polyester Fiber yang banyak digunakan oleh masyarakat sekitar.

Sebagai tambahan informasi, ternyata dua sisi pada masker terutama masker polyester fiber itu ada perbedaan fungsi dalam memakainya. Jika sedang sakit seperti flu maka sisi putih menempel di muka, fungsinya untuk mencegah mikroorganisme keluar dari mulut dan hidung agar tidak menyebar ke tubuh orang lain.

Sedangkan untuk mencegah partikel-partikel seperti debu vulkanik atau asap atau mikro-organisme masuk ke tubuh anda, maka pemakaian masker dibalik, sisi putih di luar dan sisi yang berwarna menempel di muka.

Karena bahan yang digunakan tidak tahan lama, disarankan setelah selesai digunakan harus dibuang karena kemampuan menyaring dari masker tersebut telah berkurang. (Tim Liputan Diskominfo Kabupaten Boyolali)

banner 300250

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *