Kronologi Kejadian Bom Bunuh Diri Pos Pam Kartasura

Kronologi Kejadian Bom Bunuh Diri Pos Pam Kartasura
Loading...

Kronologi kejadian adalah Pada tanggal 03 Mei 2019 sekitar pukul 22.20 saksi yang sedang membetulkan TOA di pos pantau Pospam 1 Tugu Kartasura melihat orang yang tidak dikenal berjalan dari arah Selatan menuju Pospantau Pospam tugu kartasura memakai Kaos warna hitam dan celana Jens dengan menggunakan Headset, saksi mengira pelaku adalah pemudik biasa sehingga mengabaikanya.
Selanjutnya saksi melihat orang tersebut duduk ditrotoar depan Pospantau Pospam Tugu Kartasura, Kemudian sekitar pukul 22.30 terjadi ledakan didepan Pos pantau pospam tugu Kartasura yang mengakibatkan orang tersebut mengalami luka-luka.
Selanjutnya saksi dan anggota Polri yang berada di Pos Pantau Pospam Tugu Kartasura menyelamatkan diri dan mensterilkan TKP, Orang yang tidak dikenal tersebut tergeletak dengan kondisi luka-luka.

Pukul 23.30 Pelaku dibawa ke Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Kartasura Jl. Slamet Riyadi Desa Pucangan Kecamatan Kartasura untuk mendapatkan perawatan awal.

Sekitar pukul 00.04 Pelaku dirujuk ke Rumah Sakit Ortopedi Jl. Ahmad Yani Desa Pabelan Kecamatan Kartasura Kabupaten Sukoharjo.

Pukul 00.15 s.d 01.50 wib Olah TKP di laksanakan oleh pihak kepolisian Polres Sukoharjo.

Pukul 02.00 Wib Pangdam, Kapolda, Danrem 074/ Wrt , Dandim 0726/ Skh , Kapolres Sukoharjo mendatangi Rumah orang tua pelaku di Dukuh Kranggan Kulon Rt 01 Rw 02 Desa Wirogunan Kecamatan Kartasura Kab. Sukoharjo.

Pelaku pukul 02.12 wib di pindah ke ruang UGD Rumkit Muwardi.

Pukul 02.35 Wib Perintah Kapolda di bawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Semarang.

Pukul.02.37 wib Pangdam, Kapolda, Danrem 074/ Warastratama, Dandim 0726/ Sukoharjo dan Kapolres Sukoharjo meninggalkan lokasi rumah orang tua pelaku.

Wawancara dengan Sdri Salis (Tetangga Pelaku) yang beralamat di Dukuh Kranggan kulon Rt 01 Rw. 02 Ds. Wirogunan Kecamatan Kartasura Kabupaten Sukoharjo.

Sdri Salis mengatakan bahwa Muhamad Rofik Nasarudin (Pelaku) sehari hari anaknya biasa, setelah pergi selama 3 hari tiga hari yang lalu ke Semarang tabiatnya jadi berubah yaitu pendiam dan tertutup seperti orang linglung.
Sebelum kejadian di Tugu Kartasura, Muhamad Rofik Nasarudin (Pelaku) setelah sholat tarawih Muhamad Rofik Nasarudin (Pelaku) masih berada di rumah dan sempat di tawari makan oleh ibu nya. Pukul 01.15 sedang dilaksanakan penggledahan rumah Pelaku oleh tim Inafis Polsres Sukoharjo.

banner 300250

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *