Siti Nurpah Huzaemah Pemenang Kompetisi Bikin IRI (Isi Rumah Impian) Wujudkan Kamar Impian Anak Dari Arisan Mapan

Siti Nurpah Huzaemah Pemenang Kompetisi Bikin IRI (Isi Rumah Impian) Wujudkan Kamar Impian Anak Dari Arisan Mapan
Loading...

Isi Rumah Impian (IRI) adalah program dari Arisan Mapan yang dibuka sejak tanggal 7 Januari hingga 30 April 2019, dengan mengajak para anggota untuk ikut berbagi kisah inspiratif di halaman Facebook Arisan Mapan berdasarkan pengalaman dalam memenuhi kebutuhan di setiap tahapan kehidupan dengan barang Arisan Mapan.

Satu anggota arisan yang memiliki cerita paling inspiratif dengan produk Arisan Mapan berhak mendapatkan bedah rumah dengan produk-produk unggulan Mapan secara gratis. Begitu pula dengan Ketua Arisan yang juga berhak mendapatkan bedah isi ruangan di rumahnya dengan produk serupa.

Seluruh rangkaian produk Arisan Mapan yang digunakan guna keperluan Kompetisi Bikin IRI ini didapatkan hanya dengan harga cicilan mulai dari Rp 30.000 per bulannya.  

Ketika namanya keluar sebagai pemenang Kompetisi Bikin IRI atau Isi Rumah Impian, Nurpah (panggilan akrabnya) sama sekali tidak menyangka. Karena pada awalnya ia hanya ingin membagikan kisah inspiratif dari salah satu anggota arisannya, yakni Abdul Rahman yang memenangkan barang arisan berupa satu set kasur yang memang telah ditunggu-tunggu sejak lama. Saat itu,  Abdul, yang merupakan teman SMA dari Ibu Nurpah, sedang membutuhkan perlengkapan furnitur untuk kamar tidur yang ditujukan sebagai barang bawaan di hari pernikahannya. Namun, uang yang ia miliki tidak cukup untuk membelinya secara langsung, sedangkan jika ia membeli dengan cara kredit juga akan memberatkan karena bunganya cukup besar.

Nurpah kemudian mengajak Abdul untuk mencicilnya dengan skema arisan yakni melalui Arisan Mapan. Dengan cicilan yang ringan dan tidak adanya bunga, impian Abdul untuk bisa membawa hadiah pernikahan menjadi lebih dekat. Singkat cerita, di kocokan ke-4 atau dalam waktu dua minggu sebelum pernikahan Abdul, namanya keluar sebagai pemenang. “Bisa bayangin bagaimana bahagianya begitu nama Abdul keluar jadi pemenang. Alhamdulillah dan saya ikut senang sekali waktu itu. Terus saya bagikan cerita ini ke grup dan halaman Facebook, dan beberapa hari menjelang lebaran diinfokan kalau cerita itu menang. Benar-benar ngga menyangka,” cerita Nurpah.

Sebagai Ketua Arisan yang cerita anggotanya menang, Nurpah berhak mendapatkan kesempatan untuk bedah isi salah satu ruangan di rumahnya. Telah lama Nurpah berencana untuk memberikan anaknya kamar sendiri dengan mengubah gudangnya namun selalu terhalang dengan berbagai kendala. Melalui kesempatan ini, Nurpah pun memutuskan untuk mewujudkan kamar anak impiannya bersama Arisan Mapan. Ruangan yang tadinya berupa gudang tersebut kemudian diisi dengan sejumlah produk-produk unggulan Arisan Mapan seperti kasur, lemari pakaian, lemari belajar, kipas angin, karpet, seprai dan lain sebagainya. “Saya harap di kamar ini nanti anak saya bisa mulai belajar mandiri dan ketika saatnya sudah sekolah nanti juga belajarnya bisa lebih fokus dan ngga terganggu dengan yang lain, sehingga bisa tumbuh jadi anak yang membanggakan orang tuanya,” cerita Nurpah.

Nurpah sendiri merupakan sosok ibu muda yang mulai bergabung dengan Arisan Mapan pada pertengahan tahun lalu, tepatnya Mei 2018. Pada awalnya, ibu rumah tangga yang memiliki usaha sampingan berjualan parfum dan makanan secara online ini sudah banyak mendengar cerita soal Arisan Mapan dari info di media sosial. Berkat rasa keingintahuannya yang besar mengenai Arisan Mapan, ia kemudian melakukan registrasi Arisan Mapan secara mandiri melalui aplikasi Mapan.

Dari penuturannya, Nurpah bercerita bahwa tujuan awalnya ketika bergabung dengan Arisan Mapan adalah untuk bisa mewujudkan impian dengan memenuhi barang kebutuhan sekaligus juga membantu keluarga dan teman-teman terdekatnya mendapatkan akses terhadap barang secara mudah. “Untuk sebagian orang mungkin bisa dengan mudah membeli furnitur kamar, alat masak, atau kebutuhan rumah tangga. Tapi di daerah saya, barang-barang tersebut masih terbilang mewah dan sulit didapatkan. Lewat Arisan Mapan ini jadi cara saya bantu mereka, karena untuk bantu membeli juga saya tidak mampu. Saya pikir kalau belum bisa kasih, minimal saya bisa bantu meringankan dan wujudkan impian-impian orang-orang terdekat,” cerita Nurpah.

Selama setahun bergabung dengan Arisan Mapan, sudah puluhan orang di sekitar rumahnya yang terbantu mendapatkan barang-barang kebutuhan untuk mewujudkan impian mereka melalui arisan. Setiap anggota yang berhasil memenangkan kocokan menjadi pemacu semangatnya untuk bisa membantu lebih banyak masyarakat di daerahnya.

“Selain rasa senang juga ada rasa bangga karena bisa ikutan membantu teman dan keluarga, Alhamdulillah. Saya ingin ke depan bisa semakin banyak membantu orang lain seperti Pak Abdul lainnya yang memenuhi kebutuhannya lewat Arisan Mapan, bukan hanya sekedar teman dekat dan keluarga, tapi juga bisa mengajak satu wilayah saya ini untuk bisa mewujudkan impian dengan memenuhi barang kebutuhan yang bisa dicicil mulai 30 ribuan,” tutup Nurpah.

banner 300250

Loading...

1 Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *