“Dampak proyek pembatas banjir bengawan Solo bagi pedagang sekitar”

Selasa(07/25) – Proyek penanganan banjir di daerah Jurug, tepatnya di pinggir aliran bengawan Solo telah berlangsung sejak Oktober 2016, proyek ini di bangun oleh PT. Wijaya Karya (persero), proyek ini di bangun dari daerah Silir sampai jembatan Mojo.

Di sekitar pembangunan proyek tersebut,terdapat beberapa pedagang makanan dan minuman yang sudah berjualan di tempat tersebut sejak dulu, sejak di mulainya proyek ini,banyak pedagang mengaku jumlah pembeli mereka menjadi berkurang,karena biasanya para pembeli yang kebanyakan mahasiswa senang bisa menikmati makanan dan minuman sambil menikmati pemandangan sungai Bengawan Solo,namun sekarang sudah tidak bisa karena sudah tertutup oleh bangunan tanggul.

“Dulu waktu belum di bangun masih banyak yang beli, sekarang jadi sepi karena pemandangan sungai bengawan solo sudah tertutup dan tidak bisa di nikmati pembeli lagi”,ujar Sari Juniawati(29),pendapat serupa pun juga di sampaikan pedagang lain, “Kalau dulu lumayan ramai, tapi sekarang jadi sepi karena bengawan solo sudah tidak bisa di lihat”,ujar Kartini(42) , “Sekarang jadi sepi”,ujar Sutiyem(50).

#M.Rayhan R. R.
#Erlangga Rizky W. B.

0Shares

Related posts

Leave a Comment