Banyak Petani di Lereng Merapi Desa Cluntang Kecamatan Musuk Boyoalli Kesulitan Mendapatkan Pupuk

Boyolali – Banyak petani di lereng merapi kecamatan Musuk Boyolali mengaku kesulitan untuk mendapatkan pupuk akhir akhir ini. Jika sebelumnya pupuk dapat langsung di beli di kios maupun di toko namun akhir akhir ini untuk mendapatkan pupuk harus memiliki kartu tani dan menaung lebih dulu di BANK. Untuk mendapatkan pupuk dengan proses ini belum banyak di ikuti oleh petani sehingga petani sulit mendapat kan pupuk. Padahal sudah banyak tanaman yang saat ini memerlukan pupuk hal ini di alami seperti petani di desa Cluntang kecamatan Musuk berikut kepala desa Cluntang Suryati mengatakan. …

Read More

Musrenbang Surakarta 2018 Mentargetkan Surakarta Sebagai Hunian Yang Nyaman

Solo – Berlokasi di Pendhapi Gede Balaikota Surakarta Walikota Surakarta FX Hadi Rudyatmo membuka agenda tahunan itu dengan memberikan sambutan sebelumnya. Kemiskinan menjadi tema sentral musrenbang 2018. Walaupun sudah diupayakan banyak pemiiran namun tema ini masih sangat sulit untuk di berantas. Namun untuk tema lainnya mengalami eknaikan. Sehingga visi SOlo menjadi hunian yang nyaman menjadi target utama. AGenda ini merupakan gawe dari Bapeda Surakarta karena digunakan sebagai acuan dalam pembangunan selanjutnya. Bapeda mengambil tema Pengembangan Layanan Dasar dan Perekonomian Kota Berbasis Budaya dan Jasa yang terkait dengan RKPD (Rencana Kerja…

Read More

65.000 ekor sapi di boyolali menjadi sasaran akseptor sapi indukan wajib bunting

Boyolali – Sebanyak 65.000 ekor sapi di Kabupaten Boyolali  menjadi target akseptor wajib bunting, target ini dijalankan melalui program pemerintah yakni Upsus siwab upaya khusus sapi indukan wajib bunting , 65.000 ekor terdiri dari 18.250 ekor sapi perah, dan 46.750 sapi potong, upaya ini dilakukan guna mengenjot popularisapi  yang tersebar di 19 Kecamatan di Kabupaten Boyolali. Kasih perbibitan koordinator  teknis Siwab Boyolali Sugiarto,mengatakan “dari jumlah sapi sebanyak itu target inseminasi sebanyak 104.000 dosis, 30.000 dosis sapi perah ,dan 74.000 dosis untuk sapi potong. Target wajib bunting 65.000 ekor sapi tersebut ,dijangkau…

Read More

Boyolali Menduudki Peringkat Kedua Dalam Hal Keberhasilan UPSUS SIWAB

Rencang Karysma,kegiatan upaya khusus sapi indukan wajib bunting atau opsu silam dari Pemerintah mencakup 31 Kabupaten Kota di Jawa tengah,dua Kabupaten diantaranya Wonogiri dan Karanganyar melakukan inseminasi buatan atau IB secara swadaya..Kepala bidang budidaya dinas peternakan dan kesehatan hewan Provinsi Jawa tengah Haryanta Nugraha,mengatakan”Di tahun 2017 target Aspetur di Jawa tengah sebanyak 514.984 dan target kebuntingan sebanyak 427.437 ekor dan ter realisasi sebanyak 658.220 ekor atau 127,881 % sedangkan target berdasar inseminasi tercapai total 772.651 ekor dikatakannya rata rata kebuntingannya di tahun 2017 di Jawa tengah mencapai 70% atau 460.000ekor…

Read More

Perusahaan Umum Daerah Air Minum BUBAN Boyolali Tengah Menggodok Materi Peraturan Daerah Tentang Kemanfaatan Sumber Air Bidang Industri dan Usaha

Boyolali – Perusahaan umum daerah air minum BUBAN Boyolali tengah menggodok materi peraturan daerah tentang kemanfaat an sumber air bidang industri dan usaha lain di karenakan sejak pp no 1 dan 122 tahun 2015. Berlaku pengelolaan air mutlak menjadi negara yang di kuasakan BUMD atau BUMN dengan perda baru nantinya pemanfaatan air untuk industri dan usaha lain harus melalui PUDAM. Direktur utama PUDAM boyolali Cahyo Sumarso hari rabu mengatakan berdasarkan pp dan undang undang tentang sumber daya air perda tersebut mengatur kekuasaan air oleh industri atau usaha harus melalui BUBAM. Selaku…

Read More

Sosialisasi Penerapan Sistem Manajemen Mutu ISO 9001:2015 dalam Pelayanan Kartu Pencari Kerja (AK.1) Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Gunungkidul

Yogyakarta – Kegiatan wajib dosen yakni  pengabdian masyarakat di  daerah Kabupaten Gunungkidul yang di laksanakan oleh dosen dari kampus BSI Yogyakarta. Kegiatan ini dilaksanakan mulai pukul 08.00 – hingga pukul 16.00 di area tempat Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Gunungkidul yang dihadiri oleh 30 orang. Kegiatan dimulai dengan meriah oleh Yayan Mulyana, S.Ag., MSI sebagai MC. Setelah pembukaan acara, acara selanjutnya adalah sambutan. Sambutan di isi oleh perwakilan dari Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Gunungkidul kemudian dilanjut dengan pemberian materi sosialisasi penerapan system manajemen mutu ISO oleh Diah…

Read More

Sosialisasi Program Cooking Class Desa Nyamplung Lor, Balecatur,Gamping Sleman, Yogyakarta

Yogyakarta – “Cooking class (Kelas Memasak/Program Memasak) adalah kegiatan memasak dan menghias makanan (kue) dengan melibatkan anak-anak secara langsung selama proses memasak dan menghias makananya sendiri. Kegiatan memasak dimulai dari mempersiapkan bahan dan peralatan masak yang digunakan, proses pengolahan bahan, menghias makanan hingga siap untuk dimakan.” Itulah yang dilakukan oleh mahasiswa-mahasiswi Akademi Pariwisata (AKPAR) BSI Yogyakarta dalam rangka Pengabdian Masyarakat pada Selasa, 12 Desember 2017 pukul 16.30 sampai selesai. Didampingi oleh dosen pengampu dalam bidangnya kali ini mahasiswa-mahasiswi AKPAR memberikan program Cooking Class di Desa Nyamplung Lor, Balecatur, Gamping, Sleman,…

Read More

Penutupan Tempat Wisata Waduk Kedong Ombo Berpengaruh Terhadap Pendapatan Pedagang Ikan

Penutupan tempat wisata waduk kedong ombo berpengaruh terhadap pendapatan pedagang ikan. Penutupan tempat wisata Waduk Kedung Ombo sejak Saptu September 2017 sampai saat ini membuat kecewa pedagang ikan dan wisatawan. Pihak pengelola Waduk Kedong Ombo yang masih belum memberikan kepastian kepada pedagang tentang jangka waktu penutupan membuat pedagang terpaksa membuat lapak baru di sepanjang jalan masuk tempat wisata. Ibu siti salah satu pedagang menuturkan, bahwa ia mengalami penurunan pendapatan sebesar 50% yang biasanya mendapatkan penghasilan Rp. 500,000 per hari kini menurun menjadi Rp. 250,000 per hari. Beliau berharap agar pihak…

Read More

Omzet Penjualan Buah Papaya Mengalami Penurunan Hingga 90% di Musim Hujan ini

Boyolali – Omzet penjualan buah papaya mengalami penurunan hingga 90% di musim hujan ini. Hal ini disebabkan karena di musim hujan ini hanya ada beberapa saja buah papaya yang kualitasnya bagus sehingga pembeli menurun. Di musim hujan ini buah papaya seberat 8 kg bisa mencapi Rp.20.000.00, itu saja hanya debgab kualitas yang sedang.namun dimusim hujan ini justru permintaan bibit papaya meningkat .Nunuk seorang pedagang buah mengatakan dimusim hujan ini lebih memprioritaskan bibit papaya dari pada menjual buahnya. Ia sudah berjualan buah selama 12 tahun di Kemiri,Boyolali. Ia juga mengatakan belum…

Read More