STMIK Nusa Mandiri Kolaborasi Dengan AKPAR BSI Yogyakarta Adakan Riset di Desa Sendang Mulyo Sleman Yogyakarta

 

Yogyakarta – Dengan mengambil responden UMKM, Sekolah dan LPMD di desa Sedangmulyo Minggir Sleman Yogyakarta STMIK Nusa Mandiri Jakarta dan AKPAR BSI Yogyakarta disupport dari Kementrian Komunikasi dan Informatika mengadakan riset pembangunan web untuk masyarakat desa Sedangmulyo Minggir. Kegiatan ini merupakan aktivitas riset yang didanai oleh kemen Ristek DIKTI untuk mengetahui seberapa besar pengaruh teknologi informasi bagi pemasaran UMKM di Desa Sendangmulyo Minggir Sleman. Kondisi yang sebelumnya konvensional apakah ada pengaruhnya setelah disentuh menggunakan teknologi. Setelah mengumpulkan responden kemudian mereka dibangunkan web dengan support KemenKominfo kemudian hasil produk dan jasa para responden dimasukkan kedalam web. Sebagai narasumber adalah Dwi Wulandari dari Disperindag Sleman, Bambang EKa Purnama dari STMIK Nusa Mandiri Jakarta dan Heni Widyaningsih dari AKPAR BSI Yogyakarta.
Terungkap dalam penelitian ditemukan banyak usaha yang bisa dikembangkan lebih maksimal lagi. Dari kondisi awal yang penjualannya masih konvensional dan lambat, pola ini dirubah menjadi online dan dimungkinkan untuk dilihat bukan saja oleh seluruh Indonesia namun juga seluruh dunia.
Dalam paparannya Dwi Wulandari dari Disperindag mengatakan bahwa tidak semua pengusaha itu Enterprener.
Karena banyak sekali pedagang yang hanya kulakan kemudian menjual kembali barang dagangannya. Namun perbedaannya dengan enterprener adalah memberikan manfaat yang berbeda. Dicontohkan misalnya pensil biasa jika dijual biasa ya harganya standard saja namun jika ditambah boneka dan dikemas dengan cara yang berbeda maka akan menghasilkan pandangan yang berbeda pula. Demikian juga singkong jika hanya digoreng biasa dan dijual paling harganya Rp 5.000 namun jika ditambah keju, coklat maka harganya bisa mencapai Rp 25 ribu. Bambang Eka Purnama selaku fasilitator program nasional 1 juta domain mengatakan bahwa biaya bandwidt yang selama ini dibeli hanya memperkaya pengusaha dari luar negeri, ini saatnya pengusaha Indonesia juga bisa menikmati kekayaannya agar tidak lari ke luar negeri. Bambang sangat antusias untuk membekali warga dan UMKM di Sendangmulyo untuk bisa meningkatkan kualitas produk dan menggunakan cara berbeda dalam pemasarannya. Sukapsir selaku kepala desa Sendangmulyo Minggir, Sendangmulyo sangat gembira dan menyambut baik program penelitian yang ternyata banyak didukung dari berbagai pihak ini. Ini juga merupakan kegiatan dalam rangka mewujudkan visi dan misi desa yang dipimpinnya. Sukapsir berharap dengan agenda ini desa Sendangmulyo bisa naik APK nya dan menjadi desa aktif. Heni Widyaningsih melihat dari sisi yang berbeda yaitu dari sisi wisatanya karena berasal dari AKPAR. Dengan meningkatkan kualitas produk dan model pemasaran diharapkan bisa menambah nilai kunjungan wisata dan menaikkan nilai warga Sendangmulyo paparnya.

  • Share on Tumblr

Related posts

Leave a Comment