Tradisi Budaya Kupatan kota Solo

Rabu(5/7)- Tradisi Kupatan adalah tradisi yang di lakukan oleh masyarakat Jawa dengan membuat ketupat, kemudian membagi-bagikan ketupat tersebut kepada tetangga sekitar sebagai wujud silaturahmi dan permohonan maaf. Di Jawa Timur, tradisi ini di sebut “riyaya kupatan”,sedangkan di Jawa Tengah tradisi ini di sebut “bodo kupat atau bodo cilik”.
Masyarakat Jawa meyakini bahwa tradisi ini di ciptakan oleh wali songo. Para Wali membawa ajaram Islam ke tanah Jawa dengan menjunjung tinggi adat dan budaya masyarakat Jawa dengan tujuan ajaran Islam yang mereka bawa dapat di terima dengan baik oleh masyarakat Jawa. Tradisi kupatan sebenarnya berasal dari kebudayaan Hindu-Budha,kemudian di modifikasi oleh para wali dengan menyesuaikan tradisi tersebut agar sesuai dengan syariat Islam.
Selain itu, wali songo menciptakan tradisi ini dengan menyisipkan beberapa makna filosofis di dalamnya, yaitu:
1.kata “Kupat” yang berasal dari bahasa Jawa yaitu “ngaku lepat”,yang berarti mengakui kesalahan. Maka maksud di adakanya tradisi kupatan ini agar masyarakat saling memaafkan dan mengakui kesalahan mereka, karena sebagai manusia biasa pasti kita tidak akan pernah luput dari kesalahan.
2.Janur(sejatine nur) yang di fungsikan untuk membungkus kupat melambangkan kondisi kembalinya kesucian umat muslim setelag melaksanakan ibadah di bulan Ramadhan.
3.Segenggam beras yang di jadikan bahan untuk isi kupat melambangkan persamaan, kebersamaan, persatuan,dan kesatuan. Hal ini mengajarkan kita sesama umat muslim agar saling menjaga persatuan dan kesatuan.
Tradisi kupatan ini sebenarnya tidak ada masalah dalam pandangan Islam, karena tidak melenceng dari syariat Islam,tetapi ada beberapa pandangan yang tidak menyetujui tradisi ini di adakan,di sebabkan adanya perubahan pemikiran dan kepercayaan yang kebanyakan lebih memberikan ajaran sendiri tanpa menghargai adat-istiadat setempat. Sebaiknya, sikap kita dalam menyikapi permasalahan tersebut adalah menghargai budaya sendiri agar bangsa Indonesia dapat menjadi bangsa yang besar.  #M. Rayhan Rizqi

  • Share on Tumblr

Related posts

Leave a Comment